Monday, April 16, 2012

Yang Kurindukan .....

Saat ku kembali dengar cerita tentangmu :

Ibu …..yang kurindukan, ku tahu engkau adalah wanita yang dikaruniakan kelembutan,cinta,kasih sayang oleh Allah hingga engkau menanamkannya, memupuk rasa kelembutan,cinta dan kasing sayang tersebut pada kami , anak-anakmu. Hingga kami belajar darinya.  Ku tahu kerinduanmu pada anak-anakmu yang kini tidak lagi berada di rumah karena engkau adalah wanita dengan sisi kelembutan. Kami adalah belahan jantungmu, dan kini telah tumbuh dewasa dan saat ini kami jauh darimu.
Ku tahu sejak ku kecil,  engkau sering terjaga di tengah malam. Bersujud kepada Rabbmu. Terkadang ketika ku terbangun tengah malam ku melihatmu bersujud. Kemudian engkau berdoa di tengah malam, kemudian engkau belai kami di tengah tidur kami, anak-anakmu. Dan Ku tahu engkau masih sering sholat malam melaksanakannya hingga saat ini.



Walau kami,  anak-anakmu telah dewasa, nun jauh di sana, jauh dari rumah. Ku tahu dalam doa, sujudmu ditengah malam kepada Allah, enkau mendoakan keselamatan, kebahagian anak-anakmu nun jauh di sana.
Saat ini jarak memang misahkan kami denganmu , wahai ibu. Namun engkau tetap yang selalu kurindukan. Anakmu telah jauh dari rumah; ku tak ingin kebahagianmu terhalang oleh jarak tersebut. Ku selalu beusaha berkomunikasi denganmu, walau tidak bertatap muka secara langsung.

Pada suatu saat nanti, mungkin bukan jarak atau lainnya yang memisahkan kan kita tetapi kehidupan baru, ketika suatu saat nanti anak-anakmu mempunyai istri. Tetapi ku berharap itu kita anak-anakmu tidak akan pernah menghalangiku untuk lebih mencintaimu, berbakti kepadamu dan memuliakanmu.

Ketika ku kembali ke rumah, raut wajahmu terlihat tidak muda seperti dulu, rambutmu sudah mulai beruban. Sungguh terasa berat bagi ku untuk meninggalkanmu kembali. Namun itu adalah semua kehendak Allah. Pada saat ku kembali meninggalkan rumah (menuntut ilmu) di seberang sana, Ku memegang tanganmu, memelukmu, dan menciummu. Ku tahu Engkau Menangis . Dan ku berusaha menahan tangisku , tak ingin terlihat menangis di depanmu, Seperti yang ayah ajarkan kepadaku karena aku anak laki-laki . namun terkadang ketika kurindu padamu di tempat nan jauh ini aku menangis ……. Seperti saat ini ketika ku menulis tulisan ini aku menangis karena ku merindukanmu…..

Ya Allah , Ku tak ingin jadi orang yang merugi, Ku ingin berbuat baik padanya, berbakti padanya, memuliakannya. Namun apa yang kulakukan saat ini hanya berdoa padamu. Ampunilah dosa-dosanya sebagai mana mereka merawatku di waktu kecilku. Jadikankan keiklasannya sebagai pahala disisiMu ya Allah. Ampunilah dia karena kekurangan yang menjadi sifat bawaannya manusia karena dia bagi kami adalah malaikat yang menjaga, merawat kami, membimbing kami, anak-anaknya di jalanMu.